Didengar, bukan dinilai
Kamu boleh didengar sepenuhnya atau mengajak bertukar sudut pandang—pilih yang paling nyaman.
Setiap retakan bisa dirangkai kembali.
0%
Ruang dengar sebaya
Teman Cerita adalah ruang dengar non-klinis untukmu yang ingin bercerita secara lebih aman, manusiawi, dan tanpa penghakiman.
Ruang yang memberi jeda, bukan tuntutan untuk segera baik-baik saja.
Sebelum memulai
Tidak perlu menyiapkan cerita yang rapi. Kamu cukup datang sebagaimana adanya.
Kamu boleh didengar sepenuhnya atau mengajak bertukar sudut pandang—pilih yang paling nyaman.
Nama samaran bukan masalah. Hindari saja membagikan identitas atau dokumen yang sensitif.
Bayar seikhlasnya, termasuk Rp0. Nilai dirimu tidak ditentukan oleh kemampuan membayar.
Tak harus masalah besar
Cara kerja
Kamu tidak perlu mengisi banyak tahapan. Formulir hanya membantu kami memahami cara mendengarkan yang kamu butuhkan.
Tentukan nama panggilan, cara bercerita, dan hal yang ingin kamu bawa.
Pesanmu dibuka langsung di WhatsApp resmi Teman Cerita. Website tidak menyimpan curhatmu.
Sesi terarah sekitar 30–45 menit, dengan pilihan untuk didengar atau bertukar pandang.
Jelas sejak awal
Formulir tidak mengirim curhat ke database atau server kami.
Kami tidak memberi diagnosis, resep, atau menangani keadaan darurat.
Percakapan berjalan lewat WhatsApp, jadi kehati-hatian bersama tetap penting. Jangan bagikan alamat, dokumen identitas, atau data sensitif lain.
Mulai dari sini
Tidak perlu mengungkap semuanya sekaligus. Isi seperlunya, lalu lanjutkan percakapan saat kamu siap.
Isi preferensimu di bawah ini untuk menghasilkan tautan pesan resmi ke WhatsApp Teman Cerita. Kami menghormati privasimu — data isian ini tidak direkam ke server atau database web manapun.
Kapasitas Manusiawi: Teman Cerita menjaga kuota 3–5 sesi per hari. Ketersediaan tidak dijamin secara instan berdasarkan jam tertentu semata; pesan Anda akan direspons saat pendengar aktif dan kuota tersedia.
Kapasitas dijaga.
Acuan 16.00–23.00 WIB · 3–5 sesi per hari.
Teman Cerita adalah ruang kawan sebaya untuk keluh kesah harian dan bukan layanan tanggap darurat, krisis kejiwaan akut, atau pencegahan menyakiti diri sendiri. Jika Anda atau orang yang Anda kenal berada dalam situasi bahaya mendesak, keselamatan Anda adalah yang terpenting.
Segera datangi Instalasi Gawat Darurat (IGD/UGD) rumah sakit atau puskesmas 24 jam terdekat. Fasilitas gawat darurat memiliki protokol medis dan pendampingan untuk krisis fisik maupun kejiwaan akut.
Beri tahu anggota keluarga, pasangan, atau sahabat yang berada dekat dengan lokasimu saat ini. Minta mereka untuk hadir mendampingi secara fisik dan jangan tinggal sendirian saat krisis memuncak.
Jadwalkan konsultasi langsung dengan Psikiater (Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa) atau Psikolog Klinis terdaftar di faskes setempat atau melalui layanan telemedicine berizin resmi.
Catatan Keamanan: Demi menghindari risiko salah sambung atau nomor yang sudah tidak beroperasi, kami tidak mencantumkan nomor hotline telepon pihak ketiga yang tidak terverifikasi secara berkala. Keselamatan fisik Anda melalui faskes dan pendamping nyata adalah prioritas utama.
Tanya jawab
Boleh, sepenuhnya. Tidak ada perlakuan berbeda ketika kamu memilih Rp0.
Lewat WhatsApp, menggunakan teks atau voice note sesuai kenyamananmu.
Tidak. Formulir hanya membantu merapikan pesan sebelum kamu membukanya di WhatsApp.
Acuan jamnya 16.00–23.00 WIB. Kapasitas dijaga 3–5 sesi per hari agar setiap cerita tetap didengar dengan utuh.